Glossary: Istilah Teknis dalam Bahasa Manusia

Tidak paham istilah teknis? Tenang, di sini kami jelaskan dengan bahasa sederhana plus contoh real. Tidak ada jargon yang bikin pusing.

๐Ÿ’ก Tips: Tekan Ctrl+F (Windows) atau Cmd+F (Mac) untuk cari istilah spesifik.

API (Application Programming Interface)

Jembatan yang menghubungkan dua software agar bisa "ngobrol". Contoh: API WhatsApp memungkinkan sistem booking Anda kirim notifikasi otomatis ke HP pelanggan.

Contoh: Sistem Anda kirim data booking โ†’ API WhatsApp โ†’ Pelanggan dapat notifikasi di HP

Apps Script

Bahasa pemrograman dari Google untuk otomasi Google Sheets, Docs, Gmail, dll. Seperti "macro" di Excel tapi lebih powerful. Kami pakai ini untuk bikin sistem otomasi Anda.

Contoh: Form booking diisi โ†’ Apps Script proses data โ†’ Kirim email konfirmasi otomatis

Automation (Otomasi)

Membuat pekerjaan berulang dikerjakan komputer secara otomatis tanpa intervensi manusia. Hemat waktu, kurangi error.

Contoh: Manual: Admin catat transaksi 1 per 1 (3 menit/transaksi). Otomasi: Sistem catat otomatis (0 menit)

Backup

Salinan data untuk jaga-jaga kalau data asli hilang/rusak. Seperti fotocopy dokumen penting.

Contoh: Data di Google Sheets di-backup ke Google Drive setiap minggu. Kalau ada masalah, bisa restore dari backup.

Bot / Chatbot

Program komputer yang bisa balas chat otomatis. Seperti "robot" yang jawab pertanyaan pelanggan 24/7.

Contoh: Pelanggan: "Jam buka?" โ†’ Bot: "Kami buka Senin-Jumat 09:00-17:00 WIB"

Break Even

Titik impas. Waktu di mana investasi Anda sudah balik modal (untung = 0). Setelah ini, mulai profit.

Contoh: Invest sistem Rp 1.500.000. Hemat Rp 750.000/bulan. Break even = 2 bulan.

Cloud / Cloud Storage

Penyimpanan data di internet (server Google, bukan di komputer/flashdisk Anda). Bisa diakses dari mana saja.

Contoh: Data di Google Drive = cloud. Data di flashdisk = local. Cloud lebih aman karena tidak hilang walau laptop rusak.

CRM (Customer Relationship Management)

Sistem untuk kelola data pelanggan: kontak, riwayat transaksi, preferensi, follow-up. Biar tidak lupa pelanggan mana yang belum di-follow up.

Contoh: Pak Budi beli mobil 2 tahun lalu. Sistem remind: "Waktunya service tahunan Pak Budi"

CSV (Comma-Separated Values)

Format file data simpel, seperti Excel tapi lebih basic. Hampir semua software bisa baca CSV.

Contoh: Export data dari Tokopedia โ†’ Download file CSV โ†’ Import ke Google Sheets

Dashboard

Halaman tampilan yang show ringkasan data penting dalam bentuk angka, grafik, chart. Seperti "dashboard" mobil yang show kecepatan, bensin, suhu.

Contoh: Dashboard bisnis: Omzet hari ini Rp 2.5 juta, Transaksi 23 kali, Produk terlaris: Nasi Goreng

Database

Tempat penyimpanan data terstruktur. Seperti lemari arsip digital yang rapi. Google Sheets bisa dianggap database sederhana.

Contoh: Database pelanggan: Nama, No HP, Email, Alamat, Riwayat Pembelian

Done-For-You (DFY)

Jasa di mana kami yang kerjakan semuanya untuk Anda. Anda tinggal terima beres dan pakai. Kebalikan dari DIY (Do It Yourself).

Contoh: Anda cerita kebutuhan โ†’ Kami design, bangun, training โ†’ Anda tinggal pakai

Double Booking

Kesalahan di mana 1 resource (kamar hotel, mobil rental, jadwal service) dipesan oleh 2 orang berbeda di waktu sama. Nightmare untuk bisnis.

Contoh: Kamar 101 ternyata sudah dipesan Pak Andi dan Bu Siti untuk tanggal 10 Juli yang sama. Chaos!

Dropdown

Menu pilihan yang muncul saat diklik. Mencegah salah ketik karena user tinggal pilih, tidak perlu ngetik manual.

Contoh: Metode Bayar: [dropdown: Cash / Transfer / E-wallet]. Tidak bisa typo "Cas" atau "Tranfer"

Export / Import

Export = keluarkan data dari sistem (misal: download jadi Excel). Import = masukkan data ke sistem (misal: upload file Excel ke Sheets).

Contoh: Export: Google Sheets โ†’ Download as Excel. Import: Excel โ†’ Upload ke Google Sheets

Form (Google Form)

Formulir online untuk isi data. Seperti formulir kertas, tapi digital. Data yang diisi otomatis masuk ke Google Sheets.

Contoh: Pelanggan isi form booking (nama, tanggal, layanan) โ†’ Data masuk Sheets โ†’ Admin lihat langsung

Formula

Rumus di Google Sheets untuk hitung otomatis. Seperti rumus matematika. Kalau data berubah, hasil hitung otomatis update.

Contoh: =SUM(A1:A10) artinya jumlahkan cell A1 sampai A10. Kalau A1 berubah, total otomatis berubah.

Google Workspace

Paket lengkap dari Google untuk bisnis: Gmail profesional, Google Drive unlimited, Google Meet, Docs, Sheets, dll. Dulu namanya G Suite.

Contoh: Email jadi nama@bisnisanda.com (bukan namabisnis123@gmail.com), storage 30GB per user, support 24/7

Integration (Integrasi)

Menghubungkan 2 sistem agar bisa kerja bareng. Data mengalir otomatis dari sistem A ke sistem B.

Contoh: Integrasi WhatsApp + Google Sheets: Data masuk Sheets โ†’ Notifikasi otomatis ke WhatsApp

Inventory

Stok barang/produk yang Anda punya. Sistem inventory tracking = catat keluar-masuk barang otomatis, tahu stok real-time.

Contoh: Jual 5 Nasi Goreng โ†’ Stok Nasi Goreng otomatis berkurang 5 di sistem โ†’ Kalau stok < 10, alert otomatis

JSON

Format data yang dipakai software untuk tukar informasi. Seperti "bahasa" yang dipakai komputer untuk ngobrol. Anda tidak perlu paham detail ini.

Contoh: API kirim data booking dalam format JSON โ†’ Sistem terima dan proses

KPI (Key Performance Indicator)

Angka penting untuk ukur performa bisnis. Seperti rapor bisnis. Contoh: omzet/bulan, jumlah pelanggan baru, closing rate.

Contoh: KPI rental mobil: Utilization rate 85% (bagus), Closing rate 60% (cukup bagus), Revenue Rp 50 juta/bulan

Macro

Serangkaian perintah yang direkam dan bisa dijalankan berulang dengan 1 klik. Untuk automate tugas repetitif. Di Excel disebut VBA Macro.

Contoh: Macro "Tutup Buku": 1) Sort data by date, 2) Sum total, 3) Generate report, 4) Send email. Tinggal klik 1x, semuanya jalan.

Migration (Migrasi)

Pindahkan data dari sistem lama ke sistem baru. Seperti pindahan rumah, tapi data.

Contoh: Data pelanggan di buku tulis โ†’ Diketik ke Excel โ†’ Import ke Google Sheets (sistem baru)

Notification (Notifikasi)

Pemberitahuan otomatis yang muncul (via email, WhatsApp, SMS, atau pop-up). Biar tidak lupa atau ketinggalan info penting.

Contoh: Ada booking baru โ†’ Notifikasi WhatsApp ke pemilik: "Pak Budi booking mobil Avanza 10-12 Juli"

Real-time

Data update langsung saat itu juga. Tidak ada delay. Kalau kasir input penjualan, pemilik langsung lihat di dashboard.

Contoh: Kasir input penjualan Rp 50.000 โ†’ Dashboard pemilik (di HP) langsung update omzet hari ini +Rp 50.000

ROI (Return on Investment)

Berapa keuntungan yang Anda dapat dibanding investasi yang Anda keluarkan. Dihitung dalam persen.

Contoh: Invest sistem Rp 1.500.000. Hemat Rp 9 juta/tahun. ROI = (9 juta - 1.5 juta) / 1.5 juta ร— 100% = 500%

SaaS (Software as a Service)

Software yang dibayar per bulan/tahun (subscription). Anda tidak beli software-nya, tapi "sewa" aksesnya. Contoh: Spotify, Netflix, Zoom.

Contoh: Software akuntansi online: Bayar Rp 200.000/bulan, bisa pakai. Stop bayar, akses hilang.

Scalable (Skalabilitas)

Sistem yang bisa tumbuh seiring bisnis berkembang tanpa perlu ganti sistem total. Tinggal tambah fitur atau kapasitas.

Contoh: Awalnya rental 5 mobil, sistem jalan smooth. Nambah jadi 20 mobil, sistem tetap jalan tanpa perlu rebuild.

Script

Kode program untuk automasi. Seperti "resep" yang ditulis dalam bahasa komputer. Kami yang tulis script, Anda tinggal pakai hasilnya.

Contoh: Script: "Setiap pagi jam 8, ambil data kemarin, hitung total, kirim laporan via WhatsApp"

SOP (Standard Operating Procedure)

Panduan langkah demi langkah cara pakai sistem. Seperti buku manual. Biar staff tidak bingung.

Contoh: SOP Input Penjualan: 1) Buka link, 2) Isi form (produk, jumlah, harga), 3) Klik submit, 4) Cek notifikasi WA konfirmasi

Spreadsheet

Lembar kerja elektronik dengan baris dan kolom. Seperti tabel besar. Contoh: Google Sheets, Microsoft Excel.

Contoh: Buku kas di Google Sheets: Kolom A = Tanggal, Kolom B = Deskripsi, Kolom C = Nominal, dll

Sync / Sinkronisasi

Proses update data agar sama di semua device. Kalau Anda edit di laptop, otomatis ter-update di HP juga.

Contoh: Edit data di laptop โ†’ Save โ†’ Buka HP โ†’ Data sudah ter-update (karena sync otomatis via cloud)

Template

Pola atau cetakan yang bisa dipakai ulang. Sudah ada struktur dasarnya, tinggal isi data Anda.

Contoh: Template buku kas: Sudah ada kolom tanggal, deskripsi, nominal, dll. Anda tinggal isi transaksi harian.

Trigger

Pemicu otomatis. Event tertentu yang bikin sistem jalan otomatis. Seperti alarm yang bunyi saat jam tertentu.

Contoh: Trigger: Setiap hari jam 8 pagi โ†’ Sistem generate laporan harian otomatis

UI (User Interface)

Tampilan sistem yang Anda lihat dan interaksi dengan. Kalau UI bagus, sistem gampang dipakai (user-friendly).

Contoh: UI jelek: Banyak menu, istilah teknis, ribet. UI bagus: Sederhana, jelas, tombol gede, bahasa awam.

Validation (Validasi)

Pengecekan otomatis untuk pastikan data yang diinput benar/sesuai format. Cegah salah input.

Contoh: Field No HP: Harus angka, minimal 10 digit, tidak boleh huruf. Kalau salah, muncul error: "Format No HP salah"

Webhook

Cara sistem A "notify" sistem B kalau ada event tertentu. Seperti doorbell yang bunyi saat ada tamu.

Contoh: Ada pembayaran masuk di Payment Gateway โ†’ Webhook kirim notifikasi ke sistem Anda โ†’ Update status order jadi "Paid"

Workflow

Alur kerja dari awal sampai akhir. Urutan step-by-step bagaimana pekerjaan diselesaikan.

Contoh: Workflow booking: 1) Pelanggan isi form โ†’ 2) Sistem cek ketersediaan โ†’ 3) Konfirmasi booking โ†’ 4) Kirim invoice โ†’ 5) Payment โ†’ 6) Send ticket

Masih Ada Istilah yang Belum Jelas?

Tanya kami langsung via WhatsApp. Kami akan jelaskan dengan bahasa yang Anda pahami.
No stupid questions!

Tanya via WhatsApp
Chat